By Plimun Web Design

Terumbu Karang Tonrangeng

Warga Kota Parepare khususnya yang bermukim di kawasan Tonrangeng-Lumpue berpeluang menjadi pengusaha budidaya terumbu karang. Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Parepare “menyulap” kawasan ini sebagai pusat pelestarian terumbu karang dan budidaya terumbu karang bagi warga masyarakat Parepare.

Bahkan, pada puncak Hari Jadi Kota Parepare yang ke-51, Kamis (17/2) nanti, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo akan menyerahkan peralatan scuba diving (perangkat penyelaman) secaa simbolis kepada warga UKM Terumbu Karang yang ada di Kota Parepare.

Peralatan tersebut akan dimanfaatkan oleh UKM binaan pemerintah tersebut untuk kepentingan pelestarian terumbu karang di kawasan tersebut sekaligus juga untuk pengembangan usaha budidaya terumbu karang.

Kawasan Terumbu Karang Tonrangeng-Lumpue memiliki luas sekitar 60 hektar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh tim Coremap (Coral Reef Rehabilitation and Management Program atau Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang), ditemukan sebanyak 141 spesies terumbu karang.

“Temuan dari tim kami di antaranya ikan karang dan ikan target sekitar 400 spesies. Pada tahun 2010 telah ditempatkan sebanyak 40 meja budidaya terumbu karang yang seluruhnya mencakup 800 subsrat karang,” jelas Kepala Bappeda Amiruddin Idris.

Dari hasil tersebut, katanya, selanjutnya akan dikelola oleh warga masyarakat di bawah binaan Tim Konservasi Keanekaragaman Hayati Bappeda Kota Parepare dan Dinas Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kelautan (PKPK) Parepare.

Bahkan, tambahnya, pada tahun 2010 pihaknya juga telah menggelar pelatihan intensif untuk budidaya terumbu karang bagi 30 warga yang bermukim di sekitar kawasan konservasi tersebut.

 

 

 

 

 

Kami memiliki 123 tamu dan tak ada anggota yang online


Hak Cipta © 2012 pareparekota.go.id. Hak Dilindungi Undang-Undang.